Minggu, 14 Februari 2016














Langkah _ Langkah Merakit Komputer
Komponen
perakit komputer tersedia di pasaran dengan beragam pilihan kualitas
dan harga. Dengan merakit sendiri komputer, kita dapat menentukan jenis
komponen, kemampuan serta fasilitas dari komputer sesuai kebutuhan.Tahapan dalam perakitan komputer terdiri dari:
A. Persiapan
B. Perakitan
C. Pengujian
D. Penanganan Masalah
B. Perakitan
C. Pengujian
D. Penanganan Masalah
Persiapan
Persiapan yang baik akan memudahkan dalam perakitan komputer serta menghindari permasalahan yang mungkin timbul.Hal yang terkait dalam persiapan meliputi:
- Penentuan Konfigurasi Komputer
- Persiapan Kompunen dan perlengkapan
- Pengamanan
Penentuan Konfigurasi Komputer
Konfigurasi
komputer berkait dengan penentuan jenis komponen dan fitur dari
komputer serta bagaimana seluruh komponen dapat bekerja sebagai sebuah
sistem komputer sesuai keinginan kita.Penentuan
komponen dimulai dari jenis prosessor, motherboard, lalu komponen
lainnya. Faktor kesesuaian atau kompatibilitas dari komponen terhadap
motherboard harus diperhatikan, karena setiap jenis motherboard
mendukung jenis prosessor, modul memori, port dan I/O bus yang
berbeda-beda.
Persiapan Komponen dan Perlengkapan
Komponen
komputer beserta perlengkapan untuk perakitan dipersiapkan untuk
perakitan dipersiapkan lebih dulu untuk memudahkan perakitan.
Perlengkapan yang disiapkan terdiri dari:
- Komponen komputer
- Kelengkapan komponen seperti kabel, sekerup, jumper, baut dan sebagainya
- Buku manual dan referensi dari komponen
- Alat bantu berupa obeng pipih dan philips
Software sistem operasi, device driver dan program aplikasi.
Buku manual
diperlukan sebagai rujukan untuk mengatahui diagram posisi dari elemen
koneksi (konektor, port dan slot) dan elemen konfigurasi (jumper dan
switch) beserta cara setting jumper dan switch yang sesuai untuk
komputer yang dirakit.Diskette
atau CD Software diperlukan untuk menginstall Sistem Operasi, device
driver dari piranti, dan program aplikasi pada komputer yang selesai
dirakit.
Pengamanan
Tindakan
pengamanan diperlukan untuk menghindari masalah seperti kerusakan
komponen oleh muatan listrik statis, jatuh, panas berlebihan atau
tumpahan cairan.Pencegahan kerusakan karena listrik statis dengan cara:
- Menggunakan gelang anti statis atau menyentuh permukaan logam pada casing sebelum memegang komponen untuk membuang muatan statis.
- Tidak menyentuh langsung komponen elektronik, konektor atau jalur rangkaian tetapi memegang pada badan logam atau plastik yang terdapat pada komponen.
Perakitan
Tahapan proses pada perakitan komputer terdiri dari:
- Penyiapan motherboard
- Memasang Prosessor
- Memasang heatsink
- Memasang Modul Memori
- memasang Motherboard pada Casing
- Memasang Power Supply
- Memasang Kabel Motherboard dan Casing
- Memasang Drive
- Memasang card Adapter
- Penyelesaian Akhir
1. Penyiapan motherboard
Periksa buku
manual motherboard untuk mengetahui posisi jumper untuk pengaturan CPU
speed, speed multiplier dan tegangan masukan ke motherboard. Atur seting
jumper sesuai petunjuk, kesalahan mengatur jumper tegangan dapat
merusak prosessor.
2. Memasang Prosessor
Prosessor lebih mudah dipasang sebelum motherboard menempati casing. Cara memasang prosessor jenis socket dan slot berbeda.Jenis socket
- Tentukan posisi pin 1 pada prosessor dan socket prosessor di motherboard, umumnya terletak di pojok yang ditandai dengan titik, segitiga atau lekukan.
- Tegakkan posisi tuas pengunci socket untuk membuka.
- Masukkan prosessor ke socket dengan lebih dulu menyelaraskan posisi kaki-kaki prosessor dengan lubang socket. rapatkan hingga tidak terdapat celah antara prosessor dengan socket.
- Turunkan kembali tuas pengunci.
Jenis Slot
- Pasang penyangga (bracket) pada dua ujung slot di motherboard sehingga posisi lubang pasak bertemu dengan lubang di motherboard
- Masukkan pasak kemudian pengunci pasak pada lubang pasak
Selipkan card prosessor di antara kedua penahan dan tekan hingga tepat masuk ke lubang slot.
3. Memasang Heatsink
Fungsi heatsink adalah membuang panas yang dihasilkan oleh prosessor lewat konduksi panas dari prosessor ke heatsink.Untuk
mengoptimalkan pemindahan panas maka heatsink harus dipasang rapat pada
bagian atas prosessor dengan beberapa clip sebagai penahan sedangkan
permukaan kontak pada heatsink dilapisi gen penghantar panas.Bila heatsink dilengkapi dengan fan maka konektor power pada fan dihubungkan ke konektor fan pada motherboard.

4. Memasang Modul Memori
Modul memori umumnya dipasang berurutan dari nomor socket terkecil. Urutan pemasangan dapat dilihat dari diagram motherboard.Setiap jenis modul memori yakni SIMM, DIMM dan RIMM dapat dibedakan dengan posisi lekukan pada sisi dan bawah pada modul.Cara memasang untuk tiap jenis modul memori sebagai berikut.
Jenis SIMM
- Sesuaikan posisi lekukan pada modul dengan tonjolan pada slot.
- Masukkan modul dengan membuat sudut miring 45 derajat terhadap slot
- Dorong hingga modul tegak pada slot, tuas pengunci pada slot akan otomatis mengunci modul.
Jenis DIMM dan RIMM
Cara
memasang modul DIMM dan RIMM sama dan hanya ada satu cara sehingga tidak
akan terbalik karena ada dua lekukan sebagai panduan. Perbedaanya DIMM
dan RIMM pada posisi lekukan
- Rebahkan kait pengunci pada ujung slot
- sesuaikan posisi lekukan pada konektor modul dengan tonjolan pada slot. lalu masukkan modul ke slot.
- Kait pengunci secara otomatis mengunci modul pada slot bila modul sudah tepat terpasang.
5. Memasang Motherboard pada Casing
Motherboard dipasang ke casing dengan sekerup dan dudukan (standoff). Cara pemasangannya sebagai berikut:
- Tentukan posisi lubang untuk setiap dudukan plastik dan logam. Lubang untuk dudukan logam (metal spacer) ditandai dengan cincin pada tepi lubang.
- Pasang dudukan logam atau plastik pada tray casing sesuai dengan posisi setiap lubang dudukan yang sesuai pada motherboard.
- Tempatkan motherboard pada tray casing sehinga kepala dudukan keluar dari lubang pada motherboard. Pasang sekerup pengunci pada setiap dudukan logam.
- Pasang bingkai port I/O (I/O sheild) pada motherboard jika ada.
- Pasang tray casing yang sudah terpasang motherboard pada casing dan kunci dengan sekerup.
6. Memasang Power Supply
Beberapa jenis casing sudah dilengkapi power supply. Bila power supply belum disertakan maka cara pemasangannya sebagai berikut:
- Masukkan power supply pada rak di bagian belakang casing. Pasang ke empat buah sekerup pengunci.
- HUbungkan konektor power dari power supply ke motherboard. Konektor power jenis ATX hanya memiliki satu cara pemasangan sehingga tidak akan terbalik. Untuk jenis non ATX dengan dua konektor yang terpisah maka kabel-kabel ground warna hitam harus ditempatkan bersisian dan dipasang pada bagian tengah dari konektor power motherboard. Hubungkan kabel daya untuk fan, jika memakai fan untuk pendingin CPU.
7. Memasang Kabel Motherboard dan Casing
Setelah motherboard terpasang di casing langkah selanjutnya adalah memasang kabel I/O pada motherboard dan panel dengan casing.
- Pasang kabel data untuk floppy drive pada konektor pengontrol floppy di motherboard
- Pasang kabel IDE untuk pada konektor IDE primary dan secondary pada motherboard.
- Untuk motherboard non ATX. Pasang kabel port serial dan pararel pada konektor di motherboard. Perhatikan posisi pin 1 untuk memasang.
- Pada bagian belakang casing terdapat lubang untuk memasang port tambahan jenis non slot. Buka sekerup pengunci pelat tertutup lubang port lalumasukkan port konektor yang ingin dipasang dan pasang sekerup kembali.
- Bila port mouse belum tersedia di belakang casing maka card konektor mouse harus dipasang lalu dihubungkan dengan konektor mouse pada motherboard.
- Hubungan kabel konektor dari switch di panel depan casing, LED, speaker internal dan port yang terpasang di depan casing bila ada ke motherboard. Periksa diagram motherboard untuk mencari lokasi konektor yang tepat.
Merakit komputer
pertama yang harus diperhatikan dalam membongkar sebuah komputer/merakit ialah komponen yang berlebel atau masih bergaransi
komponen-komponen yang bergaransi dari produknya
ialah hardisk,ram,cd-room,power supply dan ll yang ditempelkan label
awal membongkar dan merakit (pemasangan baut)
hardisk
power supply
pemasangan power supply
akhir
cpu server
Pengenalan Komponen_komponen Pada perngkat komputer
KOMPONEN KOMPUTER
Cashing
Cashing komputer adalah sebuah komponen komputer yang berfungsi sebagai tempat kita meletakkan atau menempelkan motherboard, power supply, optical disc drive, hard disk, dan lain sebagainya. Casing komputer ini dibedakan berdasarkan ukurannya yang sering disebut juga sebagai form factor (seperti ATX dan Micro ATX) dimana form factor ini mengacu kepada form factor motherboard yang didukungnya
Power Supply
Ibarat
sebuah mobil yang tidak bisa berjalan jika tidak memiliki bahan bakar,
maka sebuah komputer pun tidak akan bisa nyala atau berfungsi jika
tidak memiliki power supply atau PSU (Power Supply Unit) ini. Power
supply adalah sebuah komponen komputer yang berfungsi untuk mensuplai
arus listrik ke komponen-komponen komputer lainnya seperti motherboard,
hard disk, optical disk drive, dan lain sebagainya.
Motherboard / Mainboard
Motherboard
adalah komponen komputer tempat kita menancapkan atau memasangkan
komponen-komponen komputer lainnya seperti processor, video card, sound
card, hard disk, dan lain sebagainya. Motherboard berfungsi untuk
menghubungkan setiap komponen-komponen komputer tersebut agar bisa
saling berkomunikasi satu sama lain. Setiap motherboard memiliki
spesifikasi-nya masing-masing, spesifikasi seperti processor apa yang
didukungnya dan berapa kapasitas maksimal RAM yang didukung oleh
motherboard tersebut.
Processor
Jika
sebuah komputer diibaratkan sebagai seorang manusia, maka processor
adalah otak manusia tersebut. Processor atau CPU (Central Processing
Unit) adalah sebuah komponen komputer yang bertugas untuk mengeksekusi
instruksi atau melakukan perhitungan-perhitungan. Sebelum membeli sebuah
processor kalian harus mencari tahu terlebih dahulu socket processor
apa yang dimiliki oleh motherboard kalian, apakah socket AM2, socket
LGA, atau lain sebagainya.
RAM
RAM
adalah singkatan dari Random Access Memory, yaitu sebuah komponen
komputer yang berfungsi untuk menyimpan data sementara dari suatu
program yang sedang kita jalankan dan data-data tersebut bisa diakses
secara acak atau random. Sebelum membeli sebuah RAM kalian harus mencari
tahu terlebih dahulu slot RAM apa yang dimiliki oleh motherboard
kalian, apakah SDRAM, DDR, DDR2, DDR3 atau lain sebagainya.
Video card
Video
card ini adalah komponen komputer yang berfungsi untuk menghasilkan
output gambar untuk ditampilkan di monitor. Sebelum membeli sebuah
video card, kalian harus mencari tahu terlebih dahulu slot video card
apa yang dimiliki oleh motherboard kalian, apakah slot PCI, AGP, PCI-X,
PCI Express, atau lain sebagainya.
Hard disk
Hard
disk adalah komponen komputer tempat kita menyimpan data. Semakin
besar kapasitas hard disk yang kita miliki di komputer kita maka semakin
banyak juga data yang bisa kita simpan di komputer kita tersebut.
Sebelum membeli hard disk kalian harus mencari tahu terlebih dahulu
interface hard disk apa yang dimiliki oleh motherboard kalian, apakah
IDE, SCSI, SATA, atau lain sebagainya.
Optical Disc Drive
Walaupun
tanpa sebuah optical disc drive komputer kita bisa nyala atau
berfungsi, tetapi rasanya tanpa komponen komputer yang satu ini komputer
kita seperti terisolasi dari dunia luar, terisolasi dari dunia luar
maksudnya kita akan kesulitan jika suatu saat ingin meng-copy data,
meng-install program, menonton film VCD atau DVD, yang semuanya
tersimpan di dalam sebuah keping CD atau DVD. Optical Disc Drive ini
bisa berupa CD-ROM, DVD-ROM, DVD-RW, Blue-Ray, atau lain sebagainya.
Sebelum membeli sebuah optical disk drive kalian harus mencari tahu dulu
interface apa yang dimiliki oleh motherboard kalian, apakah IDE, SATA,
atau lain sebagainya. selain fungsi di atas klo windows kita rusakakan
sangant membingungkan untung saja ada cara intal ulang windows lewat flashdisk
Monitor (baca juga cara mudah merawat monitor LCD)
Monitor
adalah komponen komputer yang berfungsi untuk menampilkan gambar yang
di-output dari video card. Monitor komputer yang banyak tersedia di
pasaran saat ini adalah monitor CRT (monitor tabung) dan monitor LCD,
namun saat ini kebanyakan orang-orang lebih memilih menggunakan monitor
LCD (terutama di kantor-kantor) karena monitor LCD ini selain
tampilannya lebih modern, juga memiliki kelebihan lainnya yaitu hemat
space dan hemat listrik.
Keyboard (baca juga Solusi Mouse dan Keyboard Rusak)
Keyboard (baca juga Solusi Mouse dan Keyboard Rusak)
Keyboard
adalah sebuah komponen komputer inputan yang berfungsi sebagai alat
untuk mengetikkan sesuatu. Selain keyboard standard, keyboard komputer
saat ini memiliki model bermacam-macam, seperti keyboard mini, keyboard
fleksibel yang bisa dilipat, keyboard wireless yang menggunakan
bluetooth, dan lain sebagainya. (baca juga Tips Keyboard)
Mouse (baca juga Trik Tersembunyi Mouse)
Mouse
adalah komponen komputer inputan yang berfungsi untuk menggerakan
cursor di layar monitor kita dan untuk meng-klik sesuatu seperti
tombol-tombol di sebuah program aplikasi. Mouse juga bermacam-macam
modelnya, ada mouse standard, mouse untuk keperluan gaming, mouse
wireless yang menggunakan bluetooth, dan lain sebagainya.
Langganan:
Postingan (Atom)



























